Senin-senin, pulang kuliah, tiba-tiba pengen posting ajaa..
yaps, biasa deh, mau curhat sama blog ini :") .
Jadi ceritanya....
Beberapa menit yang lalu sebelum nulis postingan ini,nemu status kakak kelas yang rohis gitu deh si dianya, dia ngeposting status, tentang hal yang intinya "menjauh untuk menjaga" :") subhanalloh, bisa ngepasin banget sama yang mau dicurhatin ini..
Lalu, beberapa bulan yang lalu, juga habis nemu lagu , judulnya "Tuhan Maha Romantis" dan salah satu liriknya berbunyi.."ketika ekspresi rindu adalah do'a" nah ngepasin lagi :").
Entah aku yang asal-asal ngepasin, atau memang ini skenario-Nya..
Jujur, sering galau kalau lagi inget ini...
Pengen deket,tapi apalah arti deket kalau akhirnya ngejauh.
Pengen ngejauh, eh emang pernah deket? *ups
Pengen ketemu, pas udah ketemu ,malah nggak berani nyapa :")
Mengagumimu dalam diam, mengagumi dari jauh, ah serba mengagumi pokoknyaa...
Entahlah.dan entahlah..
Tapi jujur, ada yang bikin makin tidak enak saja pertemanan ini, ya pertemanan, karena memang sesungguhnya hanya pertemanan, tidak ada kata "dekat" apalagi "pacaran" .
Sumpah, syok pake banget, kemarin ada yang bilang kayak gitu :") membuat semakin jauh saja..
Yang awalnya dulu aku ingin mengenalnya lebih dekat lagi, tapi kalau kenyataannya kayak gini, aku berani apa?
Kemarin, saat tak sengaja , mataku dan matanya bertemu,akupun tak berani untuk sekedar bilang "hai".
Diam, ya bisa cuman diam..
Entah sampai kapan, mungkin sampai dia lulus, dan pergi dari sini dahulu :").
Harus aku diam aja? Harus aku relain gitu aja? Harus aku setiap hari hanya bertanya-tanya? Harus aku setiap hari hanya berangan-angan saja untuk sekedar menanyakan kabarnya?
Oh Allohku, skenario-Mu sungguh luar biasa,aku percaya, aku sungguh sangat percaya,dan aku yakin, ini semua akan berujung pada suatu ending yang luar biasa juga.
Maafkan aku Ya Rabb-ku jika kadang aku lupa, aku lupa bahwa dia hanya sosok yang bisa aku kagumi dari jauh, dia yang hanya bisa aku sebut dalam doaku...:")
-Sekian-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar